Text
Ziarah sebuah novel
Novel Ziarah bercerita tentang "tokoh kita" yang dianggap sebagai manusia aneh. Cerita diawali dengan berlarinya tokoh kita ke persimpangan pertama jalan setiap pagi untuk mengharapkan pertemuannya dengan istrinya yang telah lama meninggal dunia. Apabila gagal menemui istrinya, ia memastikan dirinya bahwa besok dapat bertemu dengan istrinya itu. Orang-orang sudah tahu akan kelakuannya yang aneh itu. Ia mengalami rusak syaraf. Di warung ia menuangkan tuak penuh-penuh ke gelasnya. Ia tertawa keras-keras dan kemudian menangis keras-keras. Setelah itu, ia diusung orang untuk diantarkan ke tempat kediamannya. Kelakuannya yang aneh itu segera berakhir setelah ia mendapat pekerjaan sebagai pengapur tembok luar pekuburan, tempat istrinya dikuburkan, yang ditawarkan oleh opseter pekuburan.
Sumber: https://ensiklopedia.kemdikbud.go.id/sastra/artikel/Ziarah | Ensiklopedia Sastra Indonesia - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Tidak tersedia versi lain